Penting! Jenis - Jenis Minyak Masak Andalan Mama

Mama pasti pernah merasa kebingungan saat membaca resep masakan. Pasalnya, tidak semua makanan diolah dengan minyak goreng atau minyak sayur biasa. Ada jenis - jenis minyak masak dengan nama-nama yang masih belum familiar di telinga. Setiap jenis minyak punya fungsi masing-masing.


Yuk, cari tahu apa saja sih jenis - jenis minyak masak yang ada di pasaran, Ma!


1. Minyak Sawit

Minyak sawit mengandung asam palmitat yang termasuk asam lemak jenuh, kandungan inilah yang berpotensi meningkatkan kadar LDL dan semua jenis kolesterol. Minyak sawit juga mengandung asam oleat dan linoleat yang tergolong asam lemak tidak jenuh, serta vitamin A dan E sebagai antioksidan. Vitamin E di dalam kelapa sawit terdiri dari tocotrienol, yang berfungsi mencegah kerja dari enzim pembentukan kolesterol.


2. Minyak Kanola

Minyak kanola mempunyai lemak jenuh yang rendah, hanya mengandung 7 persen lemak jenuh serta diperkaya lemak omega-3. Biasanya digunakan untuk membakar dan menggoreng, karena rasanya yang netral. Kanola juga mengandung lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fat) yang tinggi, yakni sekitar 62 persen, dan lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated fat) 32 persen. Dalam sebuah penelitian pada 2013 disebutkan bahwa penggunaan minyak kanola bisa menurunkan kolesterol total dan kolesterol jahat (LDL) sehingga menurunkan risiko penyakit jantung.


3. Minyak Jagung

Minyak jagung termasuk dalam minyak sayur yang cocok digunakan untuk deep-frying. Bisa bikin makanan jadi renyah tanpa gosong, lho!


4. Minyak Kelapa

Minyak kelapa lebih direkomendasikan untuk memanggang daripada menggoreng, karena teksturnya lebih creamy dengan banyak kandungan lemak. Warnanya putih dan mudah membeku dalam suhu dingin sehingga lebih mirip mentega dibanding minyak. Banyak yang menggunakannya karena pernyataan tentang sehatnya minyak kelapa. Namun berbagai penelitian menemukan fakta bahwa kandungan lemak jenuh minyak kelapa sangat tinggi, yakni 92 persen, sehingga bisa menaikkan kadar kolesterol dan risiko penyakit jantung.


5. Minyak Wijen

Minyak wijen biasanya digunakan untuk menumis karena rasanya yang kuat. Minyak wijen biasa digunakan di Asia, terutama India dan Timur Tengah. Kandungan polyunsaturated fatnya 46 persen dan monounsaturated fat sekitar 40 persen sehingga dianggap sebagai kombinasi yang baik. 


6. Minyak Zaitun

Minyak zaitun di pasaran terbagi menjadi dua, yakni extra virgin dan murni. Minyak zaitun extra virgin lebih cocok untuk menumis dan zaitun murni untuk menggoreng. Minyak extra virgin didapat dari perasan pertama buah zaitun sehingga rasa dan aromanya lebih kuat. Versi lainnya disebut minyak zaitun murni dan warnanya lebih terang, aromanya juga lebih ringan. Minyak zaitun mengandung monounsaturated fat yang sangat tinggi, yakni 77 persen serta mengandung zat antioksidan yang disebut polifenol.


7. Minyak Alpukat

Minyak alpukat kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang mencapai 70 persen alias yang tertinggi dibanding minyak masak lain. Namun harganya cenderung lebih mahal daripada minyak lainnya, tapi bisa dipakai untuk tumis, panggang, bahkan salad dressing.


8. Minyak Biji Bunga Matahari

Minyak ini aman digunakan oleh Mama yang takut terserang penyakit jantung. Bisa untuk memanggang atau menggoreng. Warnanya terang dan aromanya tidak menyengat. Kandungan lemak tak jenuh gandanya 69 persen dan lemak tak jenuh tunggal 20 persen, sedangkan lemak jenuhnya hanya 11 persen. Minyak biji bunga matahari juga bisa digunakan pada temperatur yang sangat tinggi.


9. Minyak Biji Anggur

Minyak biji anggur biasanya hanya digunakan sebagai salad dressing, karena berbahaya kalau digunakan untuk menggoreng, karena bisa membentuk radikal bebas. Minyak anggur mengandung 71 persen polyunsaturated fat, 17 persen monounsaturated fat, dan 12 persen lemak jenuh.


10. Minyak Almond

Minyak almond dibagi jadi dua jenis, yakni refined dan cold pressed. Minyak almond refined biasanya untuk menggoreng atau memanggang, dan cold pressed untuk salad dressing.


Dari jenis - jenis minyak masak di atas, apa yang paling sering Mama gunakan? Gunakan Minyak Goreng Filma, minyak goreng dari kelapa sawit pilihan yang diproses dengan teknologi modern, dan dengan pengendalian mutu terbaik untuk memastikan kualitas kejernihannya. Buah sawit segar yang diambil langsung dari perkebunan sendiri dan diproses kurang dari 24jam untuk menjaga kualitas kesegarannya. Kualitas Filma tetap terbaik meski di suhu tinggi, sehingga menjaga masakan tidak mudah teroksidasi (gosong) dan kualitas warna minyak yang tetap terjaga setelah pemakaian.



Published at 2020-04-30 00:00:00

Meta title : Penting! Jenis - Jenis Minyak Masak Andalan Mama

Meta description : Jenis - jenis minyak masak memang cukup beragam, masing - masing memiliki fungsi dan karakteristik yang berbeda. Baca selengkapnya disini.

Related :